Beranda » Artikel Pilihan » Sirah Nabawiyah

Sirah Nabawiyah


Rahiq Makhtum_540x720

Penulis: Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri
Pengantar Tahqiq: Syaikh Abdullah bin Mani` Ar-Rauqi
PenTa’liq: Syaikh Mahmud bin Muhammad Al-Malah
Penerjemah: Agus Suwandi
Penerbit: Ummul Qura
Cetakan I: Desember 2011M / Shafar 1433H
Halaman: XXXVIII + 864 lbr (Hard Cover)
Kertas: Book paper
Bonus: 1 CD Interaktif Sirah Nabawiyah
Harga: Rp. 130.000,-
Discount: 25%


Pendahuluan

Segala puji hanya milik Allah yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan di atas semua agama, lalu menjadikan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai saksi, pemberi kabar gembira dan peringatan, penyeru kepada Allah dengan izin-Nya. Beliau adalah pelita dan penerang, teladan yang baik bagi mereka yang mengharapkan Allah dan Hari Kemduain serta mengingat Alah sebanyak-banyaknya. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada beliau, kerabat dan para shahabat serta siapapun yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari pembalasan, amma ba’du:

Insya Allah pada kesempatan kali ini kami akan mencoba memposting sebuah artikel tentang Sejarah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang kami nukil dari sebuah kitab yang masyhur yaitu Ar-Rahiq Al-Makhtum  yang  diterbitkan dalam edisi terjemah oleh Ummul Qura. Namun kami akan melakukan sebuah postingan berkala, yaitu per-bagian, dan kami pun akan meniadakan kisah-kisah yang diangkat dari hadits-hadits dha’if maupun maudhu’ sehingga pembaca tidak perlu khawatir atas kevalidan kisahnya serta pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan biografi penulisnya terlebih dahulu.


BIOGRAFI SYAIKH SHAFIYYURRAHMAN AL-MUBARAKFURI

Penulis kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum

Nama lengkap beliau adalah Shafiyyurrahman bin Abdullah bin Muhammad Akbar bin Muhammad Ali bin Abdul Mu’min bin Faqirullah Al-Mubarakfuri Al-A’zhami.

Lahir pada 6 Januari 1943 M di Mubarakpur, India. Keluarga beliau dinasabkan kepada kaum Anshar, sebagaimana banyak keluarga lain di India dinasabkan kepada mereka. Bahkan secara spesifik sebagai keturunan shahabat Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu.

Pada masa awal pertumbuhan, beliau banyak mempelajari Al-Qur’an, kemudian masuk ke Madrasah Darut Ta’lim di Mubarakpur th. 1948. Beliau belajar di sana selama 6 tahun hingga lulus level Ibtidaiyah. Kemudian melanjutkan study di Madrasah Ihya’ul ‘Uluum di Mubarakpur pada Januari 1954 M. Di sana selama 5 tahun beliau fokus mempelajari bahasa Arab, kaidah-kaidahnya, serta ilmu-ilmu syar’i seperti Tafsir, Hadits, Fiqih, Ushul Fiqh, dll. Akhirnya beliau berhasil lulus pada Januari 1961 dengan predikat mumtaz (cum laude). Bahkan, sebelum itu beliau sudah berhasil meraih ijazah bergelar maulawi pada Februari 1959. Juga title Alim dan Hai’ah Al-Ikhtibarat li Al-’Uluum Asy-Syarqiyyah di Allahabad, India pada Februari 1960.

Selepas menyelesaikan pendidikan formal, beliau banyak menghabiskan waktu untuk mengajar, berkhutbah, dan menyampaikan kajian umum serta berdakwah di daerah Allahabad. Beliau pun diundang untuk mengajar di Madrasah Faidh ‘Amm selama dua tahun. Sempat pula mengajar setahun di Universitas Ar-Rasyad di A’zhamkadah. Kemudian diundang ke Madrasah Darul Hadtis di Mu’afi pada Februari 1966, dan mengajar di sana selama 3 tahun. Beliau dipercaya sebagai Pembantu Ketua Bagian Pengajaran dan Urusan Internal. Kemdian beliau mendapatkan amanat sebagai wakil ketua umum yang bertanggung jawab terhadap urusan internal maupun eksternal lembaga sekaligus sebagai supervisor staf pengajar di Jami’ Saiwani selama 4 tahun akademik.

Setelah kembali ke Tanah Air pada akhir 1972, beliau mengajar di Madrasah Darut Ta’lim dan menjabat sebagai direktur pengajaran selama 2 tahun akademik. Atas permintaan rekotr Unversitas Salafiyyah, Benares, beliau pindah mengajar di sana pada tahun 1974. Selanjutnya lebih banyak melaksanakan amanat di bidang kegiatan belajar-mengajar dan dakwah di sana selama sekitar 10 tahun ke depannya. Beliau pun menjadi Pemimpin Redaksi majalah bulanan Muhaddits yang terbit di India dalam bahasa urdu. Di sela-sela kesibukan tersebut, beliau sempat meraih gelar formal dengan title Fadhilah di bidang Sastra Arab pada tahun 1976.

Pada tahun yang sama Rabithah Al-’Alam Al-Islami di Mekkah menyelenggarakan kompetisi ilmiyah tentang Sirah Nabawiyah yaitu pada Konferensi Islam Internasional I tentang sirah Nabawiyah yang diselenggarakan di Pakistan. Pada momen itulah Syaikh Menulis kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum dan berhasil meraih juara I. Kemudian melanjutkan safari ilmiyah ke Universita Islam Madinah untuk melanjutkan proyek riset ilmiyah di Pusat Pelayanan Sunnah dan Sirah Nabawiyah pada tahun 1409 H dan bekerja di Maktabah Darussalam di Riyadh sebagai pengarah di bagian Riset dan Tahqiq Ilmiyah hingga beliau wafat. Beliau meninggal ketika Shalat Jum’at pada 10 Dzulqa’adah 1427 H / 1 Desember 2006 M di tempat kelahiran beliau, Mubarkpur India.

Syaikh memiliki sejumlah karya di bidang tafsir, hadits, mushthalah, sirah nabawiyah, dakwah. Jumlahnya sekitar 30 judul dalam dua bahasa Arab dan Urdu. Diantaranya yang terpenting:

  • Ar-Rahiq Al-Makhtum (telah diterjemahkan setidaknya ke dalam 15 bahasa yang berbeda)
  • Raudhah Anwari fii Siratin Nabiyyil Mukhtar (versi ringkas tentang sirah Nabawiyah)
  • Minnatul Mun’im: Syarh Shahih Muslim
  • Ithaful Kiram; Syarh Bulughil Maram
  • Bahjatun Nazhari fii Mushthalahi Ahlil Atsar
  • Ibrazul Haqqi wash Shawwab fii Mas’alatis Sufuri wal Hijab
  • Al-Ahzab As-Siyasiyyah fii Al-Islam
  • Tathwirusy Syu’ubi Wad Diyanati Fil Hind
  • Al-Firqah An-Najiyyah; Khasha’ishuha wa Mizatuha
  • Al-Bisyarat bi Muhammad fii Kutub Al-Hind wal Budziyyin dan
  • Al-Mishbah Al-Munir; Tahdzib Tafsir Ibn Katsir.

Berikut ini adalah Daftar Isi dari buku Ar-Rahiq Al-Makhtum:

  1. LETAK GEOGRAFIS ARAB & KONDISI PENDUDUKNYA
  2. KEKUASAAN DAN EMIRAT DI KALANGAN BANGSA ARAB
  3. AGAMA DAN BANGSA ARAB
  4. GAMBARAN MASYARAKAT ARAB JAHILIYAH
  5. NASAB DAN KELUARGA NABI
  6. KELAHIRAN DAN EMPAT PULUH TAHUN SEBELUM KENABIAN
  7. DI BAWAH NAUNGAN KENABIAN DAN KERASULAN
  8. PERINTAH MELAKSANAKAN DAKWAH KEPADA ALLAH DAN MATERI DAKWAH
  9. PERIODE DAN TAHAPAN DAKWAH
  10. TAHAPAN PERTAMA: UPAYA DAKWAH
  11. TAHAPAN KEDUA: DAKWAH SECARA TERANG-TERANGAN
  12. PEMBOIKOTAN TOTAL TERHADAP KELUARGA NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM
  13. TAHUN KESEDIHAN
  14. FAKTOR-FAKTOR KESABARAN DAN KETEGARAN KAUM MUSLIMIN
  15. TAHAPAN KETIGA: DAKWAH ISLAM DI LUAR KOTA MEKKAH
  16. MENAWARKAN ISLAM KEPADA KABILAH DAN INDIVIDU
  17. ISRA’ DAN MI’RAJ
  18. BAIAT ‘AQABAH PERTAMA
  19. BAIAT ‘AQABAH KEDUA
  20. MEREKA YANG BERHIJRAH
  21. NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM BERHIJRAH
  22. KEHIDUPAN DI MADINAH
  23. KONDISI DI MADINAH YANG MASIH LABIL KETIKA HIJRAH
  24. MEMBANGUN MASYARAKAT BARU
  25. PERJANJIAN DENGAN YAHUDI
  26. PERLAWANAN BERDARAH
  27. PERANG BADAR KUBRA (BESAR)
  28. KEGIATAN MILITER ANTARA PERANG BADAR DAN PERANG UHUD
  29. KONSPIRASI UNTUK MEMBUNUH NABI
  30. PERANG BANI QAINUQA’
  31. PERANG UHUD
  32. EKSPEDISI PERANG ANTARA PERANG UHUD DAN AHZAB
  33. PERNAG AHZAB
  34. PERANG BANI QURAIZHAH
  35. KEGIATAN MILITER SETELAH PERANG BANI QURAIZHAH
  36. PEPERANGAN BANI MUSHTHALIQ ATAU PERANG AL-MURAISI’
  37. PENGIRIMAN PASUKAN SESUDAH PERANG MURAISI’
  38. PERJANJIAN HUDAIBIYYAH DZULQAIDAH 6 H
  39. TAHAPAN KEDUA: BABAK BARU
  40. MENGIRIM SURAT KEPADA BEBERAPA RAJA
  41. KEGIATAN MILITER SETELAH PERJANJIAN HUDAIBIYAH (PERANG GHABAH ATAU DZU QARAD)
  42. PERANG KHAIBAR DAN WADIL QURA
  43. SISA-SISA PEPERANGAN DAN SATUAN PASUKAN PADA 7 H
  44. UMRAH QADHA’
  45. PERANG MUT’AH
  46. PENAKLUKAN MEKKAH
  47. TAHAPAN KETIGA
  48. PERANG HUNAIN
  49. PENGIRIMAN DUTA DAN SATUAN PERANG SEPULANG DARI PENAKLUKAN MEKKAH
  50. PERANG TABUK
  51. ABU BAKAR MENUNAIKAN IBADAH HAJI
  52. SEKILAS TENTANG PEPERANGAN PADA MASA RASULULLAH
  53. MANUSIA BERBONDONG-BONDONG MASUK AGAMA ALLAH
  54. KEBERHASILAN DAKWAH ISLAM DAN PENGARUHNYA
  55. HAJI WADA’
  56. KEMBALI KEHARIBAAN ILAHI
  57. RUMAH TANGGA NABAWI
  58. SIFAT DAN AKHLAK

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 250 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: