khazanah Ilmu Blog

Beranda » Aprime » Aqidah Tauhid » Pengertian Allah Bersama Kita

Pengertian Allah Bersama Kita


Pengertian Allah bersama kita

وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنْتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. 57:4)

Syarah:

kata ma’a tidak berarti menunjukkan tempat seseorang berada. Sebab dalam percakapan kita bisa mengatakan bahwa aku menyertaimu, meski pada kenyataannya tidak berduaan. Sebab kebersamaan Allah SWT dalam ayat ini adalah berbentuk muraqabah atau pengawasan.

Contoh:

Ibumu di bandung dan kamu di jakarta, namun setiap hari kamu berhubungan hingga tahu bila ibumu sedang sakit pun karena kamu selalu memperhatikan ibumu setiap hari, namun pada kenyataannya jarakmu dg ibumu tidaklah dekat, kamu tetap berada diposisimu dan begitupula dg ibumu. Begitupula dg Rabb yang dekat dalam Pengawasan-Nya terhadap para hamba-Nya bukan Dzat-Nya karena Dzat-Nya bersemayam di Arsy sebagaimana telah disebutkan dalam Qur’an.

(Contoh ini dijelaskan oleh al-Ustadz Muhatarom @ Ta’lim di Mesjid Nurul Iman Ciledug. sabtu, 18 feb 2012 ba’da maghrib)

ketika Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam berkata kepada Abu Bakar radhiyallahu anhu di dalam gua, Jangan kamu sedih, Allah beserta kita.

Ini tidak berarti Allah Subhanahu wa ta’ala ikut masuk gua.

Juga ketika Musa alaihis salam berkata: “bersamaku tuhanku (QS. Asy-Syu’ara:62)” tidak berarti Allah SWT ada di pinggir laut merah saat itu.

============

KESIMPULAN:

============

Allah bersama kita tidak secara Dzat-Nya namun Pengawasan dan muraqabah-Nya.

Posting ini sebagai Sanggahan SYUBHAT UNTUK AQIDAH “ALLAH ADA TANPA TEMPAT” DAN “ALLAH ADA DI MANA-MANA”:

Yang mengatakan Allah beristiwa adalah Allah sendiri dalam Banyak Firman-Nya diantaranya:

Apakah kamu…merasa aman terhadap Allah yang di langit (Al-Mulk : 16)

Ar rahman di atas ‘Arsy Ia istiwaa’ (thaha:5)

Kemudian Ia istawaa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy(Qs Al A’araf:54)

kemudian Dia istiwaa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy (Qs. Yunus : 3)

kemudian Dia istiwaa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy (Qs. Ar ra’d:2)

Dia istiwaa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy (Qs.Al Furqan:59)

kemudian Dia istiwaa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy (Qs.As Sajdah:4)

kemudian Dia istiwaa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy (Qs.Al- hadid:4)

Muslim di Shahih-nya juz II hal. 70-71 :

حديث الجارية: عن معاوية بن الحكم قال: وَكَانَتْ لِي جَارِيَةٌ تَرْعَى غَنَمًا لِي قِبَلَ أُحُدٍ وَالْجَوَّانِيَّةِ فَاطَّلَعْتُ ذَاتَ يَوْمٍ فَإِذَا الذِّيبُ قَدْ ذَهَبَ بِشَاةٍ مِنْ غَنَمِهَا وَأَنَا رَجُلٌ مِنْ بَنِي آدَمَ آسَفُ كَمَا يَأْسَفُونَ لَكِنِّي صَكَكْتُهَا صَكَّةً فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَظَّمَ ذَلِكَ عَلَيَّ قُلْتُ: «يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَلَا أُعْتِقُهَا؟» قَالَ: ”ائْتِنِي بِهَا“ فَأَتَيْتُهُ بِهَا، فَقَالَ لَهَا: ”أَيْنَ اللَّهُ“، قَالَتْ: «فِي السَّمَاءِ.» قَالَ: ”مَنْ أَنَا“ قَالَتْ: «أَنْتَ رَسُولُ اللَّهِ.» قَالَ: ”أَعْتِقْهَا فَإِنَّهَا مُؤْمِنَةٌ“ [صحيح مسلم]

Beliau bertanya kepada budak perempuan ; “DIMANAKAH ALLAH ?” Jawab budak perempuan ; “ DI ATAS LANGIT “ Beliau bertanya lagi : “ Siapa aku ?” Jawab budak perempuan : “Engkau adalah Rasullullah shallallahu ‘alaihi wassalam.” Beliau bersabda : “ Merdekakan dia! Karena sesungguhnya dia seorang mu’minah (perempuan beriman). Wallahu a’lam

[Disalin ulang dari catatan lamaku @Grup: Salaf On Facebook]


Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: