khazanah Ilmu Blog

Beranda » Kajian: Adab & Akhlak » Adab Seorang Murid Terhadap Guru

Adab Seorang Murid Terhadap Guru


Amirul Mukminin ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:

Sesungguhnya di antara hak seorang ‘alim (guru) atas dirimu adalah selayaknya engkau mengucapkan salam kepada semua yang hadir (di majelisnya) dan memberi salam yang khusus kepadanya, duduk di hadapannya, tidak menunjuk-nunjukkan tangan ke arahnya, tidak memelototkan mata kepadanya, tidak banyak bertanya kepadanya, tidak sok tahu tentang sebuah jawaban, tidak mencacinya jika salah, tidak memaksanya jika letih, tidak menarik bajunya ketika bangkit, tidak membongkar rahasianya, tidak menggunjingnya di hadapan orang lain, tidak mencari-cari kesalahannya. Jika ia salah bicara harus dimaklumi, jangan berkata di hadapannya; aku telah mendengar fulan berkata begini. yang berbeda pendapat denganmu, dan jangan mengatakan di hadapannya (bahwa dia) ulama, jangan terus menerus menyertainya, jangan sungkan-sungkan berbaik hati kepadannya, dan apabila engkau mengetahui keperluannya, hendaknya engkau mendahului orang lain dalam memenuhi keperluannya, karena kedudukan dirinya adalah seperti pohon kurma sementara engkau menanti-nantikan apa yang akan jatuh dari pohon itu (yakni: buah kurmanya atau ilmunya). [Mukhtashar Minhajul Qashidin (hlm. 23) Imam Ahmad bin Abdirrahman Ibnu Qudamah, tahqiq: Al-Ustadz Abu Hafsh Sayyid ‘Imran, Syaikh Muhammad ‘Asqalani, Dr. Sayyid Muhammad Sayyid, cet. Darul Hadits, Kairo, 1425 H / 2005 M]


Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: