khazanah Ilmu Blog

Beranda » Aprime » Aqidah Tauhid » Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah ?

Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah ?


قال الإمام البربهاري — المتوفى سنة 329 هـ

.2 اعلم أن الإسلام هو السنة والسنة هي الإسلام ولا يقوم أحدهما إلا بالآخر فمن السنة لزوم الجماعة و من رغب غير الجماعة وفارقها فقد خلع ربقة الإسلام من عنقه وكان ضالا مضلا .

.3 والأساس الذي بينا عليه الجماعة هم أصحاب محمد صلى الله عليه وسلم رحمهم الله أجمعين وهم أهل السنة والجماعة فمن لم يأخذ عنهم فقد ضل وابتدع وكل بدعة ضلالة والضلال وأهلها في النار

قال عمر بن الخطاب رضي الله عنه لا عذر لأحد في ضلاله ركبها حسبها هدى ولا في هدى تركه حسبه ضلاله فقد بينت الأمور وثبتت الحجة وانقطع العذر وذلك أن السنة والجماعة قد أحكما أمر الدين كله وتبين للناس فعلى الناس الاتباع . (شرح السنة)

Imam Al-Barbahari rahimahullah (wafat 329 H) berkata:

2. Ketahuilah sesungguhnya Islam adalah Sunnah dan Sunnah adalah Islam dan masing-masing tidak dapat berdiri sendiri. Dan termasuk bagian Sunnah adalah berpegang teguh dengan Al-Jama’ah. Barangsiapa condong kepada selain Al-Jama’ah dan menyelisihinya maka ia telah melepas tali Islam dari pundaknya dan ia pun tersesat lagi menyesatkan.

3. Landasan dan barometer Al-Jama’ah adalah para Shahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, semoga Allah merahmati mereka semua dan mereka adalah Ahlussunnah Wal Jama’ah, barangsiapa yang tidak mengambil dari mereka maka sungguh ia memilih jalan kesesatan dan kebid’ahan. Setiap bid’ah adalah sesat dan kesesatan serta pelakunya (tempatnya) di neraka.

Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata:
Tidak ada udzur (alasan) bagi seorang pun yang berbuat kesesatan yang dianggap petunjuk, begitu pula tidak ada udzur bagi seorang pun yang meninggalkan petunjuk yang ia anggap sebagai kesesatan karena sungguh semua perkara telah dijelaskan dan hujjah telah ditegakkan maka tidak ada lagi alasan, hal itu karena As-Sunnah dan Al-Jama’ah telah menetapkan (kerangka) hukum dalam perkara agama secara menyeluruh dan hal itu telah dijelaskan dengan gamblang bagi manusia maka manusia hanya cukup mengikuti. [Syarhus Sunnah no.2 dan 3]


Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: