khazanah Ilmu Blog

Beranda » Kajian: Adab & Akhlak » Sebab – Akibat Kemaksiatan

Sebab – Akibat Kemaksiatan


Sebab-Akibat-Kemaksiatan_440x330_440x330

1. Sebab – sebab kemaksiatan[1]

Pangkal kemaksiatan seluruhnya, baik yang besar maupun yang kecil ada tiga:

Bergantungnya hati kepada selain Allah
Menuruti Kekuatan Amarah
Menuruti Kekuatan Syahwat
Dengan kata lain: Syirik, kezhaliman dan perbuatan keji.

Akhir dari sikap bergantung kepada selain Allah adalah kesyirikan dan berdoa kepada selain Allah serta kepada ilah (tuhan) yang lain.
Akhir dari menuruti kemarahan adalah pembunuhan, sedangkan
Akhir dari menuruti kekuatan syahwat adalah zina.
Karenanya Allah menghimpun ketiga perkara ini di dalam firman-Nya:

وَالَّذِينَ لا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلا بِالْحَقِّ وَلا يَزْنُونَ

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina…” (QS. Al-Furqaan: 68)

Kemaksiatan itu saling mengajak satu sama lainnya

Ketiga perkara ini saling mengajak satu sama lainnya:

Kesyirikan mengajak kepada kezhaliman dan perbuatan keji; sebagaimana keikhlasan dan tauhid melenyapkan keduanya dari pemiliknya,Allah ta’ala berfirman:

كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

“…Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” (QS. Yusuf: 24)

Kata سُّوءَ (keburukan) maknanya cinta yang membara, sedangkan kata الْفَحْشَاءَ (kekejian) maknanya zina.

Begitu pula kezhaliman mengajak kepada kesyirikan dan perbuatan keji; karena kesyirikan itu adalah bentuk kezhaliman yang paling besar, sebagaimana keadilan yang paling adil adalah Tauhid. Keadilan adalah pasangan tauhid, sedangkan kezhaliman adalah pasangan kesyirikan. Maka dari itu Allah menghimpun antara keduanya.

Pertama: Disebutkan dalam firman-Nya:

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ

“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang menegakkan keadilan (demikian pula) para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu).” (QS. Ali Imran: 18)

Kedua: Firman-Nya ta’ala

إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Sesungguhnya kesyirikan (mempersekutukan Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13)

Perbuatan keji itu mengajak kepada kesyirikan dan kezhaliman; terlebih lagi bila kehendaknya kuat untuk merealisasikannya dan tidak akan terealisasikan kecuali dengan bentuk kezhaliman dan meminta bantuan kepada sihir dan syaithan.

Allah ta’ala telah menghimpun antara zina dan kesyirikan dalam firman-Nya:

الزَّانِي لا يَنْكِحُ إلا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لا يَنْكِحُهَا إِلا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

“Pezina Laki-laki yang berzina tidak boleh menikahi melainkan pezina perempuan, atau dengan perempuan yang musyrik; dan pezina perempuan tidak menikah melainkan dengan pezina Laki-laki atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin. (QS. An-Nuur: 3)

Pintu Kemaksiatan[2]

Masuknya manusia ke dalam neraka adalah dari tiga pintu:

Pintu Syubhat yang memicu keraguan terhadap Agama Allah
Pintu Syahwat yang memicu untuk mengkedepankan hawa nafsu daripada ketaatan dan keridhaan-Nya
Pintu Amarah yang memicu permusuhan dengan makhluk-Nya
Adapun Pangkal dasar dari kesalahan-kesalahan ada tiga:

Kesombongan, inilah yang mengantarkan iblis kepada keadaan yang dihadapinya
Ketamakan, inilah yang mengeluarkan Adam dari dalam surga
Kedengkian, inilah yang menarik salah satu putra Adam untuk membunuh saudara laki-lakinya.
Barangsiapa yang terjaga dari keburukan ketiganya maka ia telah terjaga dari segala keburukan. Ketahuilah bahwa:

Kekafiran itu berasal dari kesombongan,
Kemaksiatan itu berasal dari ketamakan, dan
Perbuatan keji dan kezhaliman itu berasal dari kedengkian
2. Dampak – dampak kemaksiatan[3]

Berkurangnya Taufiq (petunjuk), Rusaknya Akal, Tersembunyinya Kebenaran,

Rusaknya Hati, Kemalasan Berdzikir, Menyia-Nyiakan Waktu, Menghindarnya Makhluk Darinya, Ketakutan Antara Hamba-Hamba Dan Rabb-nya,

Terhalangnya Pengabulan Doa, Kerasnya Hati, Terhapusnya Keberkahan di dalam Rezeki dan umur, Terhalang mendapatkan Ilmu, Pakaian kehinaan,

Penistaan oleh musuh, Sesaknya Dada, Cobaan berupa teman-teman buruk yang merusak hati Membuang-buang waktu, Kesedihan dan Kegelisahan yang bekepanjangan, Sempitnya Kehidupan dan Tertutupnya Pikiran [4]

Dari kemaksiatan pula akan muncul sikap lalai dari dzikir kepada Allah sebagaimana tanaman muncul dari air dan kebarakan muncul dari api, kebalikan dari keadaan-keadaan tersebut muncul dari ketaatan.

Dengan mengetahui sebab dan akibat kemaksiatan tentunya kita akan lebih waspada terhadap kemaksiatan yang dapat menghantarkan kita kepada neraka –waliya’udzubillah – semoga Allah ta’ala senantiasa memberi kita kekuatan untuk menghadapi tipu daya syaithan dan mengendalikan hawa nafsu.

Download Ebook: Sebab – Akibat Kemaksiatan

_____________

1. Disadur dari kitab Fawaa-idul Fawaa-id Lil-Imam Ibni Qayyim, hlm. 293-294, tahqiq: Syaikh Ali Hasan al-Halabi al-Atsari. cet. 7, Daar Ibnul Jauzi. Rajab, 1424 H.
2. Ibid, hlm.298
3. Ibid, hlm. 462
4. Penulis rahimahullah memperincikan, dan memberi tambahan serta menyebutkan dalil-dalilnya di dalam kitabnya; Ad-Da’ wa Ad-Dawa’, hlm. 83-169, silahkan dilihat dengan tahqiq oleh saya (syaikh Ali Hasan al-Halabi,-pent) diterbitkan oleh Daar Ibnul Jauzi.


Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: