khazanah Ilmu Blog

Beranda » Catatanku » Dampak dari Kebodohan

Dampak dari Kebodohan


dampak dari kebodohan

Jika disebutkan seluruh dampak dari kebodohan tentunya akan memuat banyak sekali pembicaraan namun di sini saya ingin menyampaikan sebuah contoh kecil saja:

Ada seseorang yang meminta bantuan namun karena ia tidak tahu adab dan akhlak maka ia pun meminta bantuan terhadap oranglain dengan cara memaksa dengan sebuah penekanan terhadap oranglain -meskipun- dalam pandangannya ia tidak merasa memaksakan kehendak kepada orang lain tersebut. Yah, begitulah contoh orang yang bodoh terhadap ilmu.

Padahal itu baru saja pengetahuan tentang adab dan akhlak (etika kehidupan) belum masuk dalam perkara Aqidah, Ibadah, dst.. !??

Tahukah anda mengapa demikian ??
Ada beberapa kemungkinan -Wallahu a’lam- :

1. Ia memang tidak mau peduli terhadap ilmu dien (agama) yang akan memperbaiki kepribadiannya dan memperbaiki kondisi jiwa dan raganya.

2. Ia malas mencari tahu tentang ilmu dien dan merasa cukup dengan pengetahuan semasa SD, SMP, SMU saja dan kini ia telah sibuk dengan pikiran-pikran duniawinya yang beragam kondisinya.

3. Ia kebanyakan bergaul dengan orang-orang yang jauh dari akhirat sehingga ia tidak sadar bahwa dirinya telah dijauhkan dari ilmu dien.

4. Ia mau menuntut ilmu dien tapi malu karena usia sudah tua dan merasa terlambat yang sebenarnya ini disebakan faktor gengsi diri -waliya’udzubillah-

5. Wallahu a’lam bish-shawwab


Ketahuilah,
Sesungguhnya dampak dari kebodohan itu bukan berakibat kepada diri sendiri saja sebab kalau demikian mungkin tidak terlalu besar efeknya, akan tetapi kenyatannya dampak dari kebodohan itu akan berimbas terhadap orang-orang yang berada disekitarnya baik yang dekat maupun yang jauh. Dan yang mengerikan kebodohannya itu akan ditiru oleh orang awam dan orang awam itu pun menginpirasikan kepada orang lain dan dilanjutkan lagi oleh orang lain itu kepada orang berikutnya dan seterunya -Waliya’udzubillah-

اللهُمَّ إِنِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ، و مِنْ دُعَاءٍ لاَيُسْمَعُ، ومِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ، ومِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ هؤُلاَءِ الأَرْبَعِ

Yaa Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu’, doa yang tidak didengar, jiwa yang tidak pernah merasa puas dan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Aku berlindung kepada-Mu dari keempat hal tersebut. -Aamiin-


Catatanku: 8 Juni 2013, 9.51 AM


1 Komentar

  1. Nabila mengatakan:

    hvhvvggvgvh

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: