khazanah Ilmu Blog

Beranda » Kajian: Puasa (Shaum) » KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN


keutamaan ramadhan

—oOo—

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه. أما بعد

Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, maka kami akan mencoba menyajikan artikel tentang keutamaan Bulan Ramadhan sehingga ketika kita berjumpa dengan bulan Ramadhan -insya Allah- akan menambah semangat kita dalam menjalankan puasa dan melakukan amalan-amalan shalih lainnya.

Ketahuilah wahai saudaraku sekalian sesungguhnya di bulan yang penuh barakah ini terdapat beberapa keutamaan di antaranya ialah:

  1. 1.      Bulan diturunkannya Al-Qur’an

Di bulan yang penuh berkah ini Allah ta’ala menurunkan Al-Qur’an yang mulia sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Allah ta’ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa…” (QS. Al-Baqarah: 185)

  1. 2.      Bulan dimana Syaithan-syaithan dibelenggu, pintu Neraka ditutup dan pintu Surga dibuka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ

“Apabila bulan Ramadhan datang, maka seluruh pintu surga dibuka dan seluruh pintu neraka ditutup, dan syaitan- syaitan dibelenggu.” [HR. Bukhari kitabush shaum bab.5 (no. 1898) dan Muslim kitabush shiyaam bab.1 (no.(1)1079) lafazh milik Muslim]

Dalam riwayat yang lain disebutkan,

إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ

“Apabila tiba awal malam bulan Ramadhan, maka syaitan-syaitan dan jin yang durhaka dibelenggu, pintu-pintu Neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka, pintu-pintu Surga dibuka dan tidak ada satupintupun yang ditutup, lalu (malaikat) penyeru menyerukan, “Wahai orang yang menghendaki kebaikan, sambutlah. Wahai orang yang menghendaki kejelekan, berhentilah. Maka Allah membebaskan orang-orang dari neraka. Hal itu berlangsung pada tiap malam.” [Shahih: HR. At-Tirmidzi kitab ash-Shaum, bab maa jaa-a fii fadhli syahri ramadhaan (no. 682), Ibnu Majah (no. 1642) dari jalan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu]

  1. 3.      Terdapat Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan, Allah ta’ala berfirman:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 1-5)

Dan juga firman-Nya:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad-Dukhan: 3)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan bahwa “malam yang diberkahi” adalah Lailatul Qadar [Tafsir Ibnu Katsir (8/425)]. Insya Allah pembahasan lebih lanjut tentang Lailatul Qadar pada bab berikutnya.

  1. 4.      Bulan Diampuni dosa seorang hamba

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR. Bukhari kitabul Iman bab shaumi ramadhan (no. 38)]

  1. 5.      Bulan Dikabulkannya Doa

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عِتْقَاءٌ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ – يَعْنِي فِي رَمَضَانَ – وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ

“Sesungguhnya Allah tabaarakal wa ta’ala membebaskan manusia dari Neraka di setiap siang dan malam hari – yakni di bulan Ramadhan – Dan sesungguhnya bagi setiap muslim di setiap siang dan malam harinya ada do’a yang mustajab (terkabul).” [Shahih Lighairihi: HR. Al-Bazzar, lihat Shahiih At-Targhiib wat Tarhiib (1/586, no.1002)]

—oOo—

وصلى الله على نبيينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين, والحمد لله رب العالمين

بقلم يودا عبد الغني

Penyusun: Yudha Abdul Ghani
Artikel: khazanahilmublog.wordpress.com
[Akhir kalimat Wallahu a’lam bish-Shawwab wal-Hamdulillahi Rabbil ‘alamin, selesai disusun pada tanggal 03/07/2013, Tangerang Selatan]


Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: